KARAKTERISTIK DAN BIAYA KECELAKAAN YANG MELIBATKAN PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI KOTA MALANG, JAWA TIMUR

Noverando Bagus Pratama ; KameliaVannyDanaswari, M. Zainul M. Zainul Arifin, Lasmini Ambarwati

Abstract


Penggunaansepeda motor sudahmenjadigayahidup di Indonesia, karenasepeda motor dianggapmudahdigunakanuntukmenempuhjarakdekat. Saatini di Indonesia masalahkeselamatansangat di ragukan, akibatnyatimbulkemacetandankecelakaan yang merugikanpihak lain. Tujuandaripenelitianiniialahuntukmengetahui model prediksipeluangdanbiayasatuan korban serta kerugian ekonomi akibatkecelakaan yang melibatkanpengendarasepeda motor di Kota Malang yang dilihatdaribeberapakarakteristik.

Metode yang digunakanadalahanalisisdeskriptif, analisisregresilogistik, dan perhitungan biaya menggunakan metode the gross output denganmenggunakan data hasilkuisioner yang dilakukanpada 200 responden di Kota Malang. Hasil analisis deskriptif yang telah dilakukan, didapatkan 153 responden yang pernah mengalami kecelakaan (76,5%) dan 47 responden yang tidak pernah mengalami kecelakaan sepeda motor (23,5%). Diketahui berdasarkan aspek karakteristik sosio – ekonomi variabel yang berpengaruh terhadap peluang terjadinya kecelakaan yaitu, pengendara sepeda motor berjenis kelamin perempuan (30%) dan tidak memiliki kendaraan selain sepeda motor (56%). Berdasarkan aspek karakteristik pergerakan variabel yang berpengaruh terhadap peluang terjadinya kecelakaan yaitu, berkendara dengan jarak tempuh lebih dari 15 km (19%), waktu tempuh lebih dari 1 jam (35,5%), dan frekuensi penggunaan setiap hari (78,5%). Sedangkan berdasarkan aspek karakteristik perilaku diketahui bahwa variabel perilaku yang dilakukan pengendara yang membawa barang atau muatan dalam jumlah besar (30%) dan mendahului dari sebelah kanan (80%) dominan terhadap peluang terjadinya kecelakaan.

Untuk biaya satuan korban kecelakaan pengguna sepeda motor pada tahun 2019 didapatkan untuk kategori luka berat Rp. 16.153.846,06, luka ringan Rp. 721.154,00 dan tidak mengalami cedera Rp. 378.571,00. Sedangkan untuk kerugian ekonomi akibat kecelakaan pada tahun 2019 didapatkan Rp. 158.942.254,06.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.