ANALISIS POTENSI LIKUIFAKSI BERDASARKAN DATA PENGUJIAN CONE PENETRATION TEST (CPT) DENGAN METODE PERCEPATAN GEMPA MATUSCHKA DI WILAYAH SUKARAMAI, BAITURAHMAN, BANDA ACEH

Muhamad Zaeri Setiawan, Eko Andi Suryo, Harimurti, Harimurti .

Abstract


Gempabumiadalahsuatugetaranataupergerakan yang berasaldaripermukaankulitbumi yang sifatnyasementara/tidakabadi dan kemudianmenyebarkesegalaarah. Kerusakan yang diakibatkan oleh gempabumibiasanyahanyabagianstrukturatassaja yang diperhitungkan, namun pada kenyataannyagempa juga dapatmenyebabkantanahkehilangankestabilannya. Banda Aceh merupakandaerah yang rawanmengalamigempabumi, tercatatdalamsatutahunterakhir, sehinggaperludilakukananalisisuntukmengetahuiseberapabesarpotensiterjadinyakerusakan pada strukturtanah di daerahtersebut. Salahsatukegagalanstrukturtanah yang berpotensiterjadiadalahlikuifaksi. Baiturahman, Banda Aceh dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan data pengujian Cone Penetration Test(CPT). Percepatan gempa yang digunakan didapat dari sejarah gempa yang pernah terjadi lalu besarnya PGA (Peak Ground Acceleration) didapat dengan menggunakan rumus empiris dari matuschka (1980) dan kekuatan gempa yang ditingkatkan menjadi 7,5 SR untuk mengetahui seberapa besar potensi yang bisa terjadi. Selain menggunakan rumus empiris, dalam penelitian ini juga menggunakan aplikasi Geo Studio dalam menentukan potensi likuifaksi di masing - masing lapisan tanah yang di teliti. Sehingga akan ada perbandingan dari hasil yang menggunakan rumus empiris dan juga dari aplikasi Geo Sudio tersebut. Dari analisis dengan menggunakan rumus empiris diperoleh besarnya nilai Safety Factor dari perbandungan antara Cyclic Resistance Ratio (CRR) terhadap Cyclic Stress Ratio (CSR). Berdasarkan sejarah gempa yang pernah terjadi dengan kekuatan 6,5 SR dan PGA sebesar 89,94 gal, nilai CRR yang dihasilkan lebih besar dari nilai CSR, sehingga menghasilkan angka Safety Factor lebih dari 1 yang artinya tanah tersebut tidak berpotensi terjadi likuifaksi. Perhitungan potensi selanjutnya dilakukan dengan meningkatkan kekuatan gempa menjadi 7,5 SR dan menghasilkan PGA sebesar 245,786 gal. Dari analisis yang dilakukan menggunakan rumus empiris ataupun apilkasi Geo Studio, menunjukan nilai CSR yang lebih besar dibandingkan dengan nilai CRR, hasil tersebut ditunjukan pada lapisan tanah yang terendam oleh air, yaitu pada kedalaman 3,4 meter hingga kedalaman 11 meter.

Kata Kunci: CPT, CRR, CSR, Geo Studio, Likuifaksi, Peak Ground Acceleration.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.