PENGARUH VARIASI JARAK SENGKANG BAMBU PILIN TERHADAP UJI GESER-LENTUR BALOK

Raka Agidio Saputra, Devi Nuralinah, Alwafi Pujiraharjo

Abstract


Pada beberapa penelitian terdahulu bahan dasar bambu memiliki kuat tarik yang tinggi dan pada penelitian ini bahan dasar bambu digunakan sebagai sengkang dengan metode pilin. Pada penelitian ini akan dianalisis pengaruh tulangan geser bambu pilin terhadap kuat geser, lendutan lebar dan panjang retak. Untuk tulangan bambu pilin digunakan dimensi 0,4 cm x 0,4 cm yang dibentuk berdasarkan pola pilinan terbaik dari hasil uji pull out dari penelitian sebelumnya. Tulangan utama balok menggunakan tulangan baja dengan diameter 8 mm. Benda uji balok berdimensi 18 cm x 20 cm x 100 cm dengan 2 beban terpusat dan jarak antar tumpuan 80 cm. Jumlah benda uji pada penelitian ini sebanyak 6 buah dengan 3 variasi jarak sengkang yaitu 20 cm, 15 cm dan 10 cm dengan setiap variasi jarak sengkang sejumlah 2 buah benda uji.  Pengujian balok dilakukan setelah usia balok 30 hari. Pengujian kuat geser dengan mengamati pengaruh kapasitas geser, lendutan, lebar dan panjang retak. Berdasarkan pengamatan pengaruh kapasitas geser, lendutan, lebar dan panjang retak menghasilkan grafik berjenis Polynomial dan linier, grafik tersebut digunakan untuk memprediksi dan mengetahui pengaruh jarak sengkang dengan jarak sengkang antara 5 – 35 cm yang dibuat grafik pada penelitian ini. Hasil pengujian kuat geser yang dihasilkan oleh benda uji balok dengan menggunakan tulangan geser bambu pilin mencapai 15000 kg pada jarak sengkang 10 cm. Dapat disimpulkan bahwa tulangan geser bambu memiliki peran dalam meningkatkan nilai kuat geser selain dari kuat geser dari beton sendiri..

Kata kunci: Tulangan Geser Bambu, Variasi Jarak Sengkang Bambu Pilin, Kuat Geser, Pola Retak


Full Text: PDF PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.