MODEL PREDIKSI PELUANG KECELAKAAN YANG MELIBATKAN PENGENDARA SEPEDA DI KOTA SURABAYA

Berino Ikhwananta Nurwahid ; Abdi Adiguna, M. Zainul Arifin, Rahayu Kusumaningrum Kusumaningrum

Abstract


Pada negara maju maupunnberkembang, keselamatan lalu lintassdan angkutan jalan selalu menjadi sorotan. Menurut data kecelakaan yang berasal dari Kepolisian Daerah Jawa Timur Tahun 2017, jumlah kecelakaan di Kota Surabaya selama tiga tahun terakhir mengalami pasang surut, yaitu di tahun 2014 terjadi 26 kasus, tahun 2015 naik 38.46% menjadi 36 kasuss, dannpadaatahunn2016 turun 33.33% menjadi 24 kasusskecelakaan. Dalam hal ini kenaikan dan penurunan tersebut ternyata masih melibatkan pengendara sepeda diiKotaaSurabaya. Tujuanndariipenelitianniniiadalahhuntuk: (1) mengetahui karakteristik pengendara sepeda di Kota Surabaya, (2) mengetahui karakteristik kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda di Kota Surabaya, (3) membuat modellprediksi peluanggkecelakaannyanggmelibatkan pengendara sepedaadiiKota Surabaya.

Di dalammpenelitiannini digunakan sumberrdataaberupaadataaprimerrdanndataasekunder. Dataaprimerrdiperolehhdari kuesioner dan wawancara.aTeknik sampling yang digunakan adalah sampling kuota dengan jumlah sebesar 100 responden pengendara sepeda yang pernah mengendarai sepeda dalam kurun waktu 6 bulan terakhir. Data sekunder diperoleh dari instansi seperti Kepolisian Daerah Jawa Timur, Bappeda, Dinas Perhubungan Kota Surabaya. Metodeeanalisissyanggdigunakan dalammpenelitianniniiadalahhanalisissdeskriptif frekuensi dannanalisis statistik regresi logistik. Analisis deskriptif frekuensi digunakannuntuk mengetahui karakteristikkpengendara sepeda di wilayah studi seperti karakteristik sosio-ekonomi, karakteristikkpergerakan, dan karakteristik perilakuu.Sedangkan Analisissstatistikkregresiilogistik digunakan untukkmembuat model prediksi peluanggkecelakaanndengan variabel karakteristik pengendara sepeda.

Menurut hasil analisis data yang telah dilakukan diketahui jika mayoritas pengguna sepeda di Kota Surabaya pernah mengalami kecelakaan saat bersepeda. Dengan menggunakan metode analisis statistik regresi logistik diperoleh model peluanggkecelakaannberdasarkannkarakteristikksosio-ekonomi, karakteristikkpergerakan,ddan karakteristikkperilaku. Karakteristik sosio-ekonomi yang diperoleh yaitu mayoritas pekerjaan pelajar/mahasiswa sebanyak 34%. Pada karakteristik pergerakan diperoleh mayoritas maksud pergerakan masyrakat adalah rekreasi sebanyak 30% dan waktu mulai beraktivitas < pukul 06.00 sebesar 55%. Sedangkan karakteristik perilaku yang diperoleh adalah mayoritas tidak memakai helm 79% dan tidak menerobos lampu merah 91%. Modellprediksi peluang kecelakaannyanggmelibatkan pengendara sepedaadiiKota Surabayaddirumuskan sebagai berikut:

dimana, X4 = pekerjaan, X9 = maksud pergerakan, X13 = waktu mulai beraktivitas, X18 = memakai helm,dan X26 = menerobos lampu merah.

Kata Kunci : Kecelakaan Sepeda, Model Peluang, Kota Surabaya, Regresi Logistik.

 


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.