MODEL PREDIKSI PELUANG KECELAKAAN YANG MELIBATKAN PENGENDARA SEPEDA MOTOR DI KOTA SURABAYA

Raulya Riyantama ; Riski Fajar Nur Kholis, M. Zainul Arifin, Imma Widyawati Agustin

Abstract


Banyaknya pertumbuhan jumlah pengguna sepeda motor di Indonesia berbading lurus dengan banyaknya jumlah kecelakaan yang melibatkan sepeda motor dibandingkan mobil penumpang. Sedangkan faktor yang paling berpengaruh terhadap banyaknya kecelakaan sepeda motor ini adalah faktor manusia itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini sendiri adalah untuk mengetahui model peluang terjadinya kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor berdasarkan karakteristik pengendara ditinjau terhadap aspek sosio-ekonomi, aspek pergerakan, aspek perilaku, dan kecelakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan regresi logistik dengan menggunakan data hasil kuisioner dan wawancara yang dilakukan terhadap 200 responden di kota Surabaya, Jawa Timur.Berdasarkan analisis deskriptif yang telah dilakukan maka didapatkan hasil yaitu pengguna sepeda motor di kota Surabaya memiliki jenis kelamin laki-laki, berpendidikan terakhir SMU/MA, memiliki rentang usia 15-25 tahun dengan pekerjaan yang dimiliki adalah wiraswasta. Sebagian masyarakat di kota Surabaya menggunakan sepeda motor untuk melakukan pergerakan dari tempat tinggal ke kantor atau bekerja. Berdasarkan data yang ada, responden yang pernah mengalami kecelakaan sepeda motor yaitu 52%. Sedangkan untuk hasil analisis statistik regresi logistik diperoleh hasil bahwa terdapat enam variabel penjelas yang memiliki signifikansi terhadap variabel respon yaitu jenis kelamin laki-laki, latar belakang pendidikan, frekuensi penggunaan sepeda motor secara rutin (lebih dari 5 hari), perilaku mendahului dari sebelah kanan, serta waktu terjadinya kecelakaan pada malam hari dan kesalahan sendiri menjadi penyebab utama kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor ini adalah akibat kesalahan sendiri. Model peluang kecelakaan yang terbentuk di kota Surabaya yang melibatkan pengendara sepeda motor yaitu P(BA)= , dimana X1 = jenis kelamin, X3 = Pendidikan terakhir, X12 = Frekuensi penggunaan sepeda motor, X46 = Mendahului dari sebelah kanan, X54 = Waktu terjadinya kecelakaan (malam hari), X55 = Penyebab kecelakaan (kesalahan sendiri). Dari penelitian yang dilakukan, model peluang kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor di kota Surabaya yang terbesar dipengaruhi oleh jenis kelamin, frekuensi penggunaan sepeda motor, mendahului dari sebelah kanan, waktu dalam mengendarai sepeda motor, dan kesalahan pengemudi sepeda motor itu sendiri memiliki peluang kecelakaan yang terbesar yaitu 98,8 %. Dari hasil tersebut juga dapat diketahui bahwa latar belakang pendidikan SMA/MA untuk variabel X3 dan perilaku mendahului dari sebelah kanan untuk variabel X46 memiliki angka koefisien negatif yang berarti bahwa kedua variabel tersebut mampu mengurangi angka kecelakaan yang melibatkan pengguna sepeda motor di kota Surabaya.

Kata kunci: Model Peluang, Kecelakaan Sepeda Motor, Regresi Logistik, Surabaya

 


Full Text: Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.