STUDI KELAYAKAN FINANSIAL PADA PROYEK PEMBANGUNAN KAWASAN PASAR TERPADU BLIMBING KOTA MALANG

Zunan Ahsan Algony, M. Ruslin Anwar, M. Hamzah Hasyim

Abstract


Sebagai kota terbesar kedua setelah Surabaya, banyak pembangunan terjadi di Kota Malang seperti pembangunan hotel, apartemen, mall, dsb. Akan tetapi permasalahan yang timbul adalah apakah pembangunan yang ada tersebut sudah sesuai dengan analisa kelayakan yang ada. Oleh karena itu diperlukan adanya penelitian dan pengkajian yang seksama dan sistematis untuk menghindari keterlanjuran dalam menanam modal.

Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui kelayakan finansial pada proyek pembangunan Kawasan Pasar Terpadu Blimbing Kota Malang. Studi kelayakan finansial adalah penelitian tentang layak atau tidaknya suatu proyek (biasanya merupakan proyek investasi) dilaksanakan.

Pertama-tama dilakukan penyusunan rencana cash flow proyek dari data-data yang ada. Kemudian dilakukan analisa kelayakan proyek dari segi finansialnya menggunakan metode Net Present Value (NPV), Internal Rate Return (IRR), Benefit Cost Ratio (BCR), dan Payback Period (PP). Lalu, dilakukan analisis sensitivitas jika terjadi kenaikan biaya dan kenaikan manfaat masing-masing sebesar 10%, 15%, 20%, 25%, dan 30%.

Dari hasil analisa uji kelayakan finansial dengan metode NPV, BCR, IRR, dan PP menggunakan suku bunga 7.5% pada kondisi normal, maka proyek Pembangunan Kawasan Pasar Terpadu Blimbing Kota Malang layak untuk beroperasi. Diperoleh nilai positif dari NPV sebesar Rp. 65,345,570,925, nilai >1 dari BCR sebesar 1.3791, dan nilai IRR > suku bunga 7.5% (MARR) yaitu sebesar 11,96218%. Dari uji sensitivitas suku bunga 7.5% dengan metode NPV, BCR, IRR proyek Pembangunan Kawasan Pasar Terpadu Blimbing Kota Malang layak untuk beroperasi. Diperoleh nilai positif dari NPV sebesar Rp. 109,666,153,926 jika terjadi kenaikan biaya dan kenaikan manfaat sebesar 10%, begitu juga nilai BCR > 1 sebesar 1,3734, dan nilai IRR > suku bunga 7.5% (MARR) sebesar 13,68678%. Untuk perhitungan yang selanjutnya dengan sensitivitas sebesar 15%, 20%, 25%, dan 30% juga didapatkan hasil yang sama yaitu proyek Pembangunan Kawasan Pasar Terpadu Blimbing Kota Malang layak untuk dilaksanakan. Waktu pengembalian investasi (Payback Period) dengan menggunakan metode Simple Payback Period yaitu selama 7 tahun 1 bulan 7 hari terjadi pada tahun 2017. Dengan menggunakan metode Discounted Payback Period waktu yang diperlukan adalah 10 tahun 8 bulan 1 hari pada tahun 2020

Kata kunci : NPV, BCR, IRR, PP, analisis sensitivitas


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.