ANALISIS PUSHOVER UNTUK PERFORMANCE BASED DESIGN (STUDI KASUS GEDUNG B PROGRAM TEKNOLOGI INFORMASI DAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Anisa Febriana, Wisnumurti ., Ari Wibowo

Abstract


Gempa merupakan salah satu bencana alam yang waktu dan tempatnya tidak dapat diprediksi serta banyak memakan korban jiwa. Diperlukan perencanaan bangunan tahan gempa yang baik agar korban jiwa dapat dihindari. Salah satu perencanaan terbaru untuk bangunan tahan gempa adalah Perencanaan Berbasis Kinerja (Performance Based Design). Tujuan dari perencanaan bangunan berbasis kinerja dalah agar perencana dapat menetapkan kondisi apa yang terjadi pada bangunan saat gempa maksimum terjadi. Dengan menggunakan program komputer SAP 2000 maka akan didapatkan kinerja bangunan yang ditunjukan dengan titik kinerja. Titik kinerja didapatkan dari perpotongan kurva demand dan kapasitas. Kurva demand menggunakan respon spektrum, kurva kapasitas di dapatkan dari kurva analisis pushover. Hasil studi kasus pada bangunan gedung berdasarkan ATC 40 bahwa gedung berada dalam tingkat kinerja Segera Huni/Immadiate Occupancy. Hal ini ditunjukan dari titik kinerjanya yaitu Sd dan Sa (0,0209 dan 0,125).

Kata Kunci: Analisis pushover, Performance Based Design, Titik kinerja


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.