EVALUASI DESAIN BALOK PADA PELAKSANAAN PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH DINAS 2 UNIT FLAT 2 LANTAI BRIMOB POLDA MALUKU DENGAN MENGGUNAKAN REKAYASA NILAI (VALUE ENGINEERING)

Giovianne Friensty Marantika, M Hamzah Hasyim, Wisnumurti .

Abstract


Proses pembangunan di Indonesia saat ini dituntut untuk memberikan hasil yang maksimal tanpa mengurangi kualitas dari produk yang dihasilkan. Manajemen proyek yang baik diperlukan untuk mencapai hasil yang diinginkan. Diperlukan kesiapan rencana yang matang agar pekerjaan sesuai dengan keinginan owner. Agar pencapaian maksimal, perencana dapat menggunakan rekayasa nilai. Rekayasa Nilai (Value Engineering) merupakan usaha yang terorganisasi secara sistematis dengan pengaplikasian teknik tertentu yang bertujuan menganalisa fungsi dari barang dan jasa untuk meningkatkan nilai produk atau jasa dengan life cycle cost yang rendah namun hasil optimal dengan cara peninjauan ulang seluruh tahapan proyek dan menghilangkan biaya tak perlu. Rekayasa nilai inilah yang diterapkan penulis untuk mengevaluasi balok pada Rumah Dinas Brimob Polda Maluku.

Penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data primer dan sekunder dari lokasi penelitian. Setelah didapatkan data yang mendukung dilanjutkan dengan Tahapan Informasi. Pada tahapan ini dilakukan pemilihan item yang memiliki biaya tinggi. Pengidentifikasian dilakukan dengan 3 cara yaitu breakdown analysis dan cost model, serta analisa fungsi. Kemudian dilanjutkan dengan Tahap Spekulasi untuk menentukan alternatif pekerjaan yaitu balok T. Selanjutnya dilakukan analisa struktur terhadap balok eksisting dan balok alternatif T dan juga analisa dari segi biaya. Ditutup dengan tahapan penyajian, yang menyajikan hasil akhir dari seluruh analisa yang dilakukan.

Hasil dari proses analisa yang didapat menunjukan bahwa perubahan bentuk dari balok tidak memberikan dampak perubahan. Sebaliknya penggantian material tulangan berdampak positif. Reduksi momen ultimate terjadi pada balok BL1 dan BL2. Momen ultimate balok eksisting BL1 sebesar 86.612.829 N.mm dan BL2 sebesar 45.993.542 N.mm. Sedangkan momen untuk balok alternatif T BL1 sebesar 70.616.785 N.mm dan balok alternatif T BL2 sebesar 31.325.622 N.mm. Untuk analisa biaya didapatkan hasil sebesar Rp 242.490.908,23 untuk balok eksisting dan Rp 228.579.315,02 untuk balok alternatif T dengan cost saving sebesar 5,7370%.

Kata Kunci: rekayasa nilai, balok, cost saving


Full Text: PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.