pp.984-992 STABILITAS LERENG TANAH PASIR MENGGUNAKAN PERKUATAN PILE BERDIAMETER 3,2 CM DENGAN BEBERAPA VARIASI JARAK DI POSISI Lx/L = 0,6 PADA PEMODELAN FISIK DENGAN RC 88%

Authors

  • Zidane Maulana Shidiq Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • As’ad Munawir Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • As’ad Munawir Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • Yulvi Zaika Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Abstract

Lereng dapat didefinisikan sebagai dua permukaan bumi/tanah yang memiliki beda
tinggi serta membentuk sudut kemiringan dengan bidang horizontalnya. Lereng dapat
menjadi ancaman saat musim hujan karena rentan mengalami tanah longsor. Untuk
mencegah terjadinya tanah longsor, sudah banyak studi yang dilakukan untuk meningkatkan
stabilitas lereng, seperti memberikan perkuatan tambahan menggunakan struktur penahan
pada lereng dengan dua baris pancang (Pile). Dalam pemodelan ini, box digunakan sebagai
wadah rekayasa terjadinya kelongsoran. Tanah pasir yang digunakan berjenis Poorly Graded
Sand dan memiliki kepadatan relatif sebesar 88% serta lereng dibentuk dengan sudut
kemiringan 50o. 2 baris Pile alumunium yang digunakan berdiameter 3,2 cm dengan
menggunakan 4 variasi jarak antar pile, yaitu 6,4 cm; 9,6 cm; 12,8 cm dan 16 cm.
Permodelan dilakukan dengan membentuk lereng, lalu menancapkan pile pada lokasi
masing – masing. Selanjutnya lereng diberikan pembebanan menggunakan hydraulic jack
yang mengalirkan beban melalui balok pondasi hingga meraih beban maksimum sebelum
runtuh. Selanjutnya dilakukan analisis menggunakan program FEM 2 Dimensi dan 3
Dimensi untuk mendapatkan angka Faktor Keamanan. Dari permodelan dan analisis yang
telah dilakukan, jarak antar pile sebesar 6,4 cm menghasilkan peningkatan daya dukung dan
faktor keamanan tertinggi diantara variabel lain, dengan peningkatan daya dukung hingga
198,68% terhadap lereng tanpa perkuatan dan 142,90% terhadap lereng dengan 1 baris
perkuatan pile. Jenis kelongsoran yang dihasilkan oleh lereng dengan 2 baris perkuatan pile
terjadi pada kaki lereng (toe failure).
Kata kunci: lereng, longsor, perkuatan lereng, daya dukung tanah, nilai faktor keamanan

Published

2022-11-24

Issue

Section

GEOLOGI TEKNIK (GEOLOGY)