pp.1008-1016 PENGGUNAAN WASTE FOUNDRY SAND SEBAGAI ZAT ADITIF UNTUK MENGURANGI POTENSI PENGEMBANGAN DARI TANAH LEMPUNG EKSPANSIF

Authors

  • Septyan Adi Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • Yulvi Zaika Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya
  • Harimurti . Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Abstract

Konstruksi jalan diatas tanah ekspansif sering mengalami kerusakan akibat sifat kembang susut yang
besar karena perubahan kadar air. Di sisi lain, terjadi penumpukan limbah di kawasan industri
sehingga membutuhkan pengelolaan untuk keseimbangan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk
mendapatkan solusi perbaikan tanah ekspansif dengan memanfaatkan material lokal berbasis limbah
industri sebagai bahan stabilisasi. Pada penelitian ini, tanah dicampur dengan waste foundry sand
sebagai material aditif dengan kadar 2,5%; 5%; 7,5%; dan 10% dari berat kering tanah. Pengujian
yang dilakukan berupa Pemadatan, California Bearing Ratio, dan Swelling Potential berdasarkan
standar ASTM. Tanah yang distabilisasi dengan WFS kadar 10% menunjukkan peningkatan nilai CBR
yang signifikan dengan perubahan sebesar 64.92% (unsoaked) dan 437.08% (soaked) terhadap nilai
CBR tanah asli. WFS 10% dalam tanah mampu menekan nilai pengembangan tanah ekspansif sebesar
93.16% terhadap nilai swelling tanah asli. WFS kadar 10% dalam tanah dapat direkomendasikan
sebagai material stabilisasi tanah ekspansif karena mampu meningkatkan daya dukung tanah dan
menurunkan tingkat pengembangan tanah.
Kata kunci: waste foundry sand, tanah ekspansif, pengembangan tanah, daya dukung tanah

Published

2022-11-24

Issue

Section

GEOLOGI TEKNIK (GEOLOGY)